Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Agustus 2014

Arti Lambang Kabupaten Gresik

Lambang Kabupaten Gresik

1. Segilima      : melambangkan pancasila yang mendasari sosio cultural, histories, dan  aktivitas ekonomi
  2. Warna kuning :  melambangkan keluhuran budi dan
kebijaksanaan, sedangkan warna tepi hitam melambangkan sikap tetap teguh dan abadi.
3.  Kubah Masjid :  melambangkan agama yang dianut mayoritas,  yakni islam.
4.  Rantai yang tiada ujung pangkal : melambangkan persatuan dan kesatuan.
5. Segitiga sama kaki sebagai puncak kubah masjid : melambangan bahwa tidak ada kekuasaan yang tertinggi selain Tuhan Yang Maha Esa.
6. Gapura berwarna abu – abu muda : melambangkan suatu pintu gerbang pertama masuk dalam suatu  daerah sebagaimana penghubung antara keadaan diluar dan dalam daerah.
7. Tujuh belas lapis batu : melambangkan tanggal 17 yang merupakan pencetus revolusi Indonesia dalam membebaskan diri dari belenggu penjajah.
8. Ombak laut yang berjumlah delapan : melambangkan bahwa pada bulan Agustus merupakan awal tercetusnya revolusi Indonesia
9.  Mata rantai 45 (empat puluh lima ): melambangkan bahwa pada than 1945 merupakan tonggak sejarah dan tahun peralihan dari jaman penjajahan menuju jaman kemerdekaan Indonesia yang jaya kekal abadi.
10. cerobong asap : melambangkan bahwa Kabupaten Gresik adalah daerah pengembangan industri yang letaknya amat strategis bila ditinjau dari persilangan komunikasi baik darat, laut, maupun udara.
11. perahu layer, garam, ikan laut, dan tanah : melambangkan mata pencaharian rakyat Kabupaten Gresik adalah nelayan dan petani

Rabu, 20 Agustus 2014

Misteri Ka'bah Sebagai Pusat Bumi

Misteri Ka'bah Sebagai Pusat Bumi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCUZ0ofzzlUB1zjzV9vt0YtwUXXHWSs3xHYofjH5QjyVe3r3WTAIdQBtuo7KkchjwyiokrdbPwNrEuEzLjmq0OTwbMDo-5w-_zkEOPuWfTLgtSzDSqxcyS3isynnhNSMHmPUbxUsXS9T4/s400/Mewarnai+Gambar+Ka%27bah.jpg
 Ka'bah adalah kiblat umat Islam seluruh dunia. Setiap tahuan umat Islam berbondong - bondong ke sana untuk menunaikan ibadah haji. Bangunan berbentuk kubus itu berada di Mekkah. Ia menjadi simbol kebanggan dan pemersatu umat Islam.
Kota Mekkah merupakan pusat bumi, hal ini sudah dibuktikan dengan penelitian ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke ruang angkasa dan mengambil gambar bumi, dia mengatakan bahwa planet bumi menggantung di area yang sangat gelap.
Para astronot juga telah menemukan bukti bahwa planet bumi pernah mengeluarkan semacam radiasi yang ternyata setelah diteliti pusat radiasi itu berada di kota Mekkah, tepatnya berada di Ka'bah. Yang mengejutkan bahwa radiasi itu bersifat tak berujung, hal ini dibuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.
Para peneliti muslim mempercayai bahwa radiasi itu memiliki karakteristik yang menghubungkan antara ka'bah di planet bumi dan ka'bah di alam akhirat. Daerah itulah yang kemudian disebut Zero Magnetism Area, daerah tanpa daya tarik, karena jika kita mengeluarkan kompas maka jarumnya tak akan bergerak sama sekali karena besarnya daya tarik di kedua kutub.
Menurut beberapa orang yang menyaksikan, di sekitar Masjidil Haran terdapat banyak burung Swallow beterbangan, tapi anehnya tak ada yang mampu melewati bagian atas Ka'bah, artinya ketika ada burung mendekati Ka'bah, mereka segera balik arah lagi, karena bagian atas Ka'bah terhubung dengan 'Arasy dimana para malaikat juga sedang thawaf, sehingga dia tak dapat ditembus oleh benda apapun. Makanya di Makkah tak ada lapangan udara, adanya di Jeddah dan Madinah.
Selain pendapat di atas, penelitian juga datang dari Prof. Hussain Kamel tahun 1970 an, pada mulanya dia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat kota - kota besar di dunia. Dia menarik garis - garis pada peta, setelah itu dia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Mekkah dan jarak masing - masing.  Dia menemukan bahwa Kota Mekkah merupakan pusat bumi atau dunia (Majalah al 'Arabiyyah, edisi 237, Ogos,1978).
Pendapat tersebut telah disabdakan oleh Baginda Nabi:
"Wahai orang - orang Mekkah, Wahai orang - orang Quraisy, sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit."
Allah SWT juga berfirman 
"Demikianlah Kami wahyukan kepadamu AlQuran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekkah) dan penduduk ( negeri - negeri sekelilingnya)."
Kata Ummul Qura berarti induk bagi kota - kota lain disekelilingnya, ini menunjukkan bahwa kota Mekkah merupakan pusat bagi kota - kota lain.
Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga bisa mengambang di air. Di sebuah museum di Inggris, ada tiga potongan batu tersebut (dari Ka'bah) dan pihak museum mengatakan bahwa bongkahan batu tersebut bukan berasal dari tata surya kita.
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW, bersabda :
Hajar Asawad itu diturunkan dari surga, warnanya lebih putih dari susu, dan dosa - dosa anak cucu Adamlah yang menghitamkannya" (Wallahu a'lam bil-shawab).


Sumber : Majalah Hidayah, edisi 144, Agustus 2013